Knowledge and Experience. They just know how to keep me feel alive.....


Tuesday, August 30, 2011

Day 2: Last day fasting..


Tepat jam setengah 3 pagi tadi saya terbangun. Kalo berdasarkan info dari Dain, waktu imsak di Belanda kira-kira sekitar jam setengah 4 pagi. Dan di saat summer kyak sekarang ini, puasa bisa sampai jam 10 malam karena matahari bersinar lebih lama dan baru akan tenggelam sekitar jam 9-10 malam. Tapi, mengikuti saran Dain dan saya di sini sebagai musafir (kurang ngerti juga sih apakah saya termasuk hitungan musafir atau engga, hehe), jadi saya hanya akan berpuasa sampai jam 6 sore seperti biasanya di Indonesia.

Sahur terakhir di bulan Ramadhan tahun ini, saya ditemani Robin. Begitu bangun, Robin langsung sibuk menyiapkan Indomie, sementara saya cuma tidur-tiduran di kasur menunggu makanan siap. Hohoho. Karena emang ga terlalu semangat untuk sahur, jadi buat saya ga masalah cuma makan Indomie aja, selama makannya ditemenin sang kekasih hati (Hooeeks..).

Singkat cerita selese sahur, kami kembali tidur. Sebenernya hari ini kami belum punya rencana selain mau nginep di tempat Dain di Leiden. Mau nginep di sana juga karena hari Selasanya kami akan pergi sama-sama ke Den Haag untuk Sholat Ied dan Halal Bihalal (baca: makan ketupat dkk gratis) di rumah Dubes Indonesia untuk Belanda. Jadi, akhirnya kami memutuskan untuk bersepeda di sekitar Rijkerswoerd (tempat tinggal Robin) dan sorenya pergi ke rumah Oma Robin yang lainnya.

Untuk buka puasa, lagi-lagi si Mas Gantengku yang baik hati, yang nyiapin makanannya. Dan malam ini dia masak Spaghetti (yum!). Selesai makan, saya dan si ganteng langsung siap-siap meluncur menuju Leiden naik kereta. Dua jam di perjalanan, sampai di Leiden Centraal Station, kami dijemput sama Dain dan Dennis.
Supeeeerr kangen ngobrol ngalor ngidul sama si Dain. Sampai di tempat Dain, kami makan pastel (buatan Dain, dan saya dipaksa untuk bilang di sini biar semua orang baca dan tau kalo pastelnya enak banget!!! "Padahal ga usah dipaksa juga, menurut gue pastelnya enak, In!"). Then, sekitar jam 11 kami berempat (saya, Robin, Dain dan Dennis) jalan-jalan ke Amsterdam tanpa direncanakan sebelumnya.

Amsterdam, seru! Saya selalu suka setiap kali pergi ke sana. Ramai dan banyak orang dari berbagai penjuru dunia yang bisa saya temui di sana. Mungkin sama seperti Paris dan Jakarta, Amsterdam juga salah satu kota di dunia yang ga pernah benar-benar tidur. Dan malam-malam gini, apalagi yang dilihat di A'dam kalau bukan Red Light District, hehehe. Jadilah kami berempat menjelajahi jalan-jalan di Red Light District dan melihat-lihat 'pemandangan'. Dan malampun kami tutup dengan menikmati cheeseburger di McDonald Amsterdam centrum, sebelum akhirnya kembali ke Leiden untuk beristirahat.

(Amsterdam at night, with Robin and Dennis)




Sunday, August 28, 2011

Day 1 : We are soooo excited!


Pagi ini akhirnya saya kembali lagi ke negeri keju dan kincir angin, Belanda. Untungnya, saya tidak melalui perjalanan selama +/- 16 jam di pesawat sendirian, tapi bersama sahabat saya, Bee. Ini kali ketiganya saya berkunjung ke Belanda, tapi pertama kalinya buat Bee. Dan sampai sekarang pun bagi saya selalu menyenangkan bisa kembali lagi ke sini. And of courselah for Bee also, with her first time visiting The Netherlands. Singkat kata: we're really excited about this trip!

Kami memang sengaja memilih penerbangan yang sama, memilih tanggal datang dan pulang yang sama juga. Tapi selama di sini, kami akan tinggal di tempat terpisah. Saya stay di Arnhem, tempat Robin dan keluarganya tinggal. Sementara Bee akan tinggal di Veneendal, tempat Erik dan keluarganya tinggal. Dan masing-masing dari kami akan punya acara sendiri-sendiri, walaupun akan ada beberapa hari dalam jadwal kami untuk pergi bareng-bareng.

Tadi pagi, kami mendarat sekitar pukul 5.35, which is 20 menit lebih cepat dari yang dijadwalkan. Seumur-umur, baru kali ini saya naik pesawat yang sampai di tempat tujuan lebih cepat dari jadwal seharusnya. Biasanya pesawat selalu terlambat dari jadwal alias delayed, tapi bukan sulap bukan sihir, sedikit aneh tapi nyata,  ini malah kecepetan. Hehehe.

Setibanya di Schiphol, saya dijemput Robin dan Pa' Ronald (Robin's dad), sementara Erik dan bapaknya juga sudah siap menjemput Bee. Cuma tinggal satu orang (well mungkin dua orang) yang sudah janji akan ikutan nongol di Schiphol pagi tadi dan belum datang waktu saya dan Bee sudah mendarat, mereka adalah Dain and pacarnya, Dennis. Tapi ga sampai 10 menit Dain muncul juga dengan muka bantalnya. Dan kami pun heboh di bandara, karena udah setahun lebih kami ga ketemu. Setelah heboh cipika-cipiki, Dain ambil barang titipan dari kakaknya (yang dititipkan ke saya), kami berpisah. Saya langsung ke Arnhem, Dain balik ke Leiden, dan Bee entah ke mana. :-p

Hari pertama saya di sini, saya habiskan di seputaran Arnhem. Begitu sampai di tempat orang tuanya Robin, saya langsung bablas tidur 4 jam karena masih lelah sehabis perjalanan. Cukup istirahat sampai siang, mandi, lunch, lalu Robin mengajak saya berkunjung ke salah satu Omanya di Velp (wilayah dekat Arnhem). Sore tadi, kami juga sempat berkunjung ke rumah salah satu sahabat Ma' Joke (Robin's mom), Wilma. Hari ini ditutup dengan makan malam keluarga, dengan menu 'bloemkool'. Dan karena masih capek, jadi saya mau langsung tidur lagi. Meanwhile, jam 3 pagi nanti saya harus sahur karena besok adalah hari terakhir puasa. Yaaaayy!!

Friday, August 19, 2011

25

Dalam hitungan hari usia saya akan berubah. Bertambah lagi satu angka. Yang saya pikirkan saat ini cuma satu : saya akan bertambah tua! Haduuuhh.. saya benci menjadi tua. Saya takut. Takut karena di usia saya yang sekarang, saya merasa belum menghasilkan apa-apa, sementara waktu akan terus berjalan tanpa menunggu sedetik pun.

Tapi di luar ketakutan saya menjadi tua setiap kali saya berulang tahun, saya juga senang. Senang karena hari ulang tahun saya selalu menjadi hari yang saya tunggu-tunggu. Hari yang spesial. Spesial karena hadiah dan kejutan, atau sekedar ucapan selamat yang saya dapat dari teman, keluarga, saudara, pacar dan orang-orang di sekitar saya. Spesial karena saya hanya bisa mengalaminya satu kali dalam setahun. Spesial karena di hari itu saya bisa merenung kembali tentang hidup saya, merencanakan apa-apa saja yang ingin saya lakukan, yang ingin saya capai, di usia baru saya sebelum angka itu berubah lagi.

Jadi, bersyukur saja. Bring it on 25!!



Wednesday, August 10, 2011

Finally I saw them.. LIVE..

Entah sejak kapan saya tergila-gila dengan The Cranberries. Bisa dibilang saya nge-fans berat dengan lagu-lagu mereka dan dengan suara plus gaya khas sang vokalis, Dolores O'Riordan. Buat saya mereka itu unik. Lagu-lagu mereka unik. Gaya mereka unik, terutama (lagi-lagi) vokalisnya. For me, they're just AWESOME!!

Yang saya ingat, saya diperkenalkan dengan lagu-lagu The Cranberries oleh kakak perempuan saya. Pertama kali dengar lagu mereka yang "Linger" (waktu saya masih SD), saya langsung suka. Padahal engga ngerti-ngerti amat liriknya kayak apa karena saya belum fasih berbahasa Inggris. Tapi alunan musiknya yang enak didenger dan bagian refrain-nya yang catchy bikin saya melow-melow gimanaaaa gitu waktu denger lagu itu. Rasanya seperti jatuh cinta pada hentakan nada pertama. #Eeaaaaa
 
 Waktu jaman SMP / SMA, ada teman saya yang bilang kalau suara dan gaya saya mirip si vokalis. (Siap-siap dilempar cendol sama yang baca. Hehehe). Karena saya sering banget dengerin dan nyanyi-nyanyi lagu mereka kalau lagi iseng. Sampai-sampai pas saya duduk di bangku kelas 1 SMA, saya dan beberapa teman membawakan lagu The Cranberries yang "Just My Imagination" saat ada lomba antar kelas sekaligus audisi untuk mengisi acara pentas seni sekolah, dan hasilnya : kami kalah. (Karena pada kenyataannya suara saya fals seada-adanya. (-_-"))

Tahun 2002, The Cranberries sempat mampir dan konser di Jakarta. Tapi sayangnya, karena kondisi keuangan yang pas-pasan dan beberapa hal lainnya, saya ga kesampean nonton konser mereka. Sedih sangat rasanya perasaan saya waktu itu. Hati saya hancur lebur bagaikan habis ditabrak dan dilindas tronton bolak-balik. Tapiiiiii, setelah ngarep dan berdoa bertaun-taun tanpa henti, akhirnya Tuhan mengabulkan doa saya. Dan The Cranberries pun datang lagi ke Jakarta bulan Juli lalu, sebagai salah satu pengisi acara di Java Rockin' Land. Mereka konser lagi setelah kurang lebih hampir sepuluh tahun sempat vakum dan ga mengeluarkan album sejak 2002 lalu (album terakhirnya "Stars - The Best of 1992-2002"). Memang kalau jodoh tidak ke mana. ^_^

Tanpa pikir panjang, begitu denger berita kalau mereka bakal manggung di Java Rockin' Land, saya, kakak perempuan saya dan sahabat saya (bee) langsung beli tiketnya hari itu juga. Saya bahagia betul bisa menonton mereka manggung. Live. Sedikit norak, saya hampir nangis begitu melihat Dolores keluar dari belakang panggung dan menyanyikan "Analyse" sebagai lagu pembuka mereka. Aaaaahhh.. pokoknya kebahagiaan saya ga bisa dilukiskan dengan kata-kata. Hehehehe.

Intinya, saya senang karena pada akhirnya saya bisa melihat mereka secara langsung dan ikut teriak-teriak nyanyiin lagu-lagu mereka barengan fans-fans lainnya. Ga cuma lihat di TV, youtube atau video-video koleksi saya. Hehehe. And it was a great performance by them! :)

 (Inilah mereka sekarang)
Taken from: http://a1.twimg.com/profile_images/1429568297/IMG_5481.jpg