Knowledge and Experience. They just know how to keep me feel alive.....


Showing posts with label Bobee. Show all posts
Showing posts with label Bobee. Show all posts

Tuesday, September 06, 2011

Day 7-9 : Jelajah Roma

Petualangan kami dimulai di hari Sabtu, pagi-pagi sekali. Jam 5 pagi Erik dan Bee sudah menjemput saya dan Robin dari Arnhem untuk sama-sama berangkat ke bandara Weeze yang terletak di Jerman. Di sana, Erik akan memarkir mobilnya selama kami pergi ke Roma, Italia. Bagi kami berempat, ini adalah kali pertamanya kami menginjakkan kaki di tanah gladiator. Dan tentunya, kami semua sangat antusias!

Sekarang, dalam pikiran saya begitu banyak cerita yang ingin saya bagi di sini, tapi saya bingung harus memulai dari mana. Hehehe. Karena ada banyak tempat yang indah dan luar biasa di Roma yang kami kunjungi. Buat saya, Roma adalah kota yang sangat cantik. Sama seperti Paris, di setiap sudut di kota Roma, pasti selalu ada spot yang bagus dan indah untuk diabadikan. Tiap kali mata memandang, gedung-gedung tua nan megah selalu ada di sekeliling kami. Saya jatuh cinta seketika dengan kota tersebut.

Tapi sayangnya, walaupun kotanya sangat indah, saya tidak terlalu terkesan dengan manusia-manusianya. Keindahan kota Roma, tidak seiring sejalan dengan sebagian besar penduduknya yang menyebalkan dan tidak terlalu ramah. Ada beberapa orang yang kami temui memang sangat-sangat ramah, tapi kebanyakan di antaranya juga sangat-sangat menyebalkan dan berkelakuan buruk. *sigh* Anyhow, tidak bisa dipungkiri kalau selama di sana, saya dan Bee, seringkali "zina mata" setiap kali melihat manusia-manusia yang rupawan berjenis kelamin laki-laki dengan hidung mancung, sedikit brewokan, dan alis yang begitu rapi seperti habis dirapikan di salon. Hahaha. Kasep pisan euuuyyy!!

Beberapa tempat yang sempat kami kunjungi selama 3 hari kami berada di sana di antaranya adalah Colosseum, Trevi Fountain, Piazza Navona, Pantheon, Vatican dan masih banyak lagi. Kami membuat banyak foto dan video selama kami berada di Roma. Dan saya akan membagi beberapa foto tersebut di sini dan membiarkan foto-foto ini yang bercerita. :-)

(Saya dan Robin berfoto di dalam Colosseum yang megah. Arenanya para Gladiator!)
(Pantheon. Dengan kereta kuda di depannya, seperti dalam dongeng.)


(Kami berempat di depan Trevi Fountain. Kami ikut melempar koin ke dalam kolam dan ya semoga saja kami bisa kembali lagi ke sana suatu hari nanti. Amin.)
(Suasana di sekitar "Spain Stairs": Ramai!!)
(Masih di Spain Stairs, foto dari atas. Lautan manusia.)
(Di sebuah cafe, di pinggir jalan. Erik ordered a super tiny glass of espresso for 2 euro.)
(Mas-mas bule mejeng di depan St. Peter's Basilica yang terkenal di Vatican.)

(Salah satu penjaga di St. Peter's Basilica. Cute banget yaaa bajunya :-p. Konon katanya yang merancang baju itu adalah Michelangelo, tapi ada beberapa pihak yang masih meragukannya.)
(Mamma Mia! Italiana Pizza!)

Thursday, September 01, 2011

Day 3 - 4 : Prettige suikerfeest! Happy Ied Mubarak!

DAY 3

Lebaraaaan dataaaang!!! Yak, walaupun di Indonesia banyak gunjang-ganjing tentang ketidakjelasan kapan Hari Raya Idul Fitri dirayakan, tapi di sini sudah ditetapkan kalau kami akan berlebaran hari Selasa, 30 Agustus 2011. Saya senang sekaligus sedih. Senang karena ini akan jadi pengalaman pertama saya berlebaran di negeri orang, tapi sedih juga karena saya tidak menjalankan Shalat Ied dan berkumpul dengan keluarga tercinta.

Tahun ini saya Shalat Ied di Masjid Al-Hikmah yang ada di Den Haag. Berbeda dengan di Jakarta yang biasanya Shalat Ied dimulai jam 7 pagi, kalau di sini Shalat mulai jam 10 pagi. Shalat berjalan cukup khidmat dan teratur. Jujur, saya sedikit kaget karena ternyata lumayan banyak umat muslim yang ikut menjalankan Shalat Ied di sini. Masjid yang tidak terlalu besar itu pun, jadi sedikit sesak karena banyak orang (sebagian besar orang Indonesia) datang dari berbagai kota di Belanda untuk sama-sama menjalani Shalat Ied.

Selesai Shalat, saya, Robin, Dain dan Dennis segera meluncur ke Wassenaar untuk acara Halal Bihalal bersama Kedutaan Besar Indonesia di Belanda. Kalau kata orang-orang Belanda sih daerah Wassenaar ini salah satu daerah tempat orang-orang kaya tinggal. Jadi, ga heran kalau rumah-rumah di sana jauh lebih besar dibanding rumah-rumah Belanda umumnya. Rumah tempat tinggal duta besar Indonesia untuk Belanda di sana cukup besar dan halamannya luas. Di halaman rumah, dibangun beberapa tenda-tenda makanan, minuman dan ada juga panggung kecil untuk pengisi acara hari itu. Makanan yang disajikan hari itu merupakan menu lengkap lebaran, ada ketupat, rendang, sambel goreng ati dan kawan-kawannya, dan semuanya enaaakk! Paling engga makanan-makanan itu bisa mengobati kesedihan saya dan Dain karena ga bisa merayakan Idul Fitri bareng keluarga.

(Makan-makan ketupat di rumah Dubes Indonesia untuk Belanda. Lekker!)

Dari acara halal bihalal kami kembali ke Amsterdam lagi. Karena saya masih mau beli beberapa souvenir/oleh-oleh, dan kami juga sudah janjian akan ketemu Bee dan Erik di sana. Buat saya, Amsterdam di siang hari lebih menarik dibanding pada saat malam. Karena lebih banyak yang bisa dilihat dan toko-toko juga lebih banyak yang buka. Tapi sayang, karena waktu yang terbatas akhirnya kami memutuskan untuk menikmati waktu kami di sebuah cafe dekat De Dam sebelum belanja souvenir dan pulang.


DAY 4

Karena satu dan lain hal, saya dan Robin memutuskan untuk menghabiskan satu malam lagi menginap di tempat Dain. Jadi, hari keempat saya di sini, saya habiskan untuk jalan-jalan di Leiden. Hari ini saya mencoba makanan baru, "Vlaai" dan "Kibbling". Vlaai lebih seperti kue/pai untuk dessert dan Kibbling itu sejenis ikan yang digoreng dan dimakan dengan saus seperti mayonaise. Lekker zeg!

Walaupun belum puas menelusuri jalan-jalan di Leiden, tapi saya dan Robin sudah harus kembali ke Arnhem supaya bisa ikut makan malam keluarga. Kami berpisah dengan Dain di stasiun dan rencananya akan bertemu lagi kalau masih memungkinkan minggu depan. Semoga saja.



Sunday, August 28, 2011

Day 1 : We are soooo excited!


Pagi ini akhirnya saya kembali lagi ke negeri keju dan kincir angin, Belanda. Untungnya, saya tidak melalui perjalanan selama +/- 16 jam di pesawat sendirian, tapi bersama sahabat saya, Bee. Ini kali ketiganya saya berkunjung ke Belanda, tapi pertama kalinya buat Bee. Dan sampai sekarang pun bagi saya selalu menyenangkan bisa kembali lagi ke sini. And of courselah for Bee also, with her first time visiting The Netherlands. Singkat kata: we're really excited about this trip!

Kami memang sengaja memilih penerbangan yang sama, memilih tanggal datang dan pulang yang sama juga. Tapi selama di sini, kami akan tinggal di tempat terpisah. Saya stay di Arnhem, tempat Robin dan keluarganya tinggal. Sementara Bee akan tinggal di Veneendal, tempat Erik dan keluarganya tinggal. Dan masing-masing dari kami akan punya acara sendiri-sendiri, walaupun akan ada beberapa hari dalam jadwal kami untuk pergi bareng-bareng.

Tadi pagi, kami mendarat sekitar pukul 5.35, which is 20 menit lebih cepat dari yang dijadwalkan. Seumur-umur, baru kali ini saya naik pesawat yang sampai di tempat tujuan lebih cepat dari jadwal seharusnya. Biasanya pesawat selalu terlambat dari jadwal alias delayed, tapi bukan sulap bukan sihir, sedikit aneh tapi nyata,  ini malah kecepetan. Hehehe.

Setibanya di Schiphol, saya dijemput Robin dan Pa' Ronald (Robin's dad), sementara Erik dan bapaknya juga sudah siap menjemput Bee. Cuma tinggal satu orang (well mungkin dua orang) yang sudah janji akan ikutan nongol di Schiphol pagi tadi dan belum datang waktu saya dan Bee sudah mendarat, mereka adalah Dain and pacarnya, Dennis. Tapi ga sampai 10 menit Dain muncul juga dengan muka bantalnya. Dan kami pun heboh di bandara, karena udah setahun lebih kami ga ketemu. Setelah heboh cipika-cipiki, Dain ambil barang titipan dari kakaknya (yang dititipkan ke saya), kami berpisah. Saya langsung ke Arnhem, Dain balik ke Leiden, dan Bee entah ke mana. :-p

Hari pertama saya di sini, saya habiskan di seputaran Arnhem. Begitu sampai di tempat orang tuanya Robin, saya langsung bablas tidur 4 jam karena masih lelah sehabis perjalanan. Cukup istirahat sampai siang, mandi, lunch, lalu Robin mengajak saya berkunjung ke salah satu Omanya di Velp (wilayah dekat Arnhem). Sore tadi, kami juga sempat berkunjung ke rumah salah satu sahabat Ma' Joke (Robin's mom), Wilma. Hari ini ditutup dengan makan malam keluarga, dengan menu 'bloemkool'. Dan karena masih capek, jadi saya mau langsung tidur lagi. Meanwhile, jam 3 pagi nanti saya harus sahur karena besok adalah hari terakhir puasa. Yaaaayy!!

Monday, August 24, 2009

What a surprise!

Kejutan. Sekali waktu gw pernah bertanya pada diri gw sendiri "Siapa sih di dunia ini yang ga suka kejutan/surprise?" Pertanyaan yang sama juga pernah gw tanyakan ke beberapa teman dan ternyata ada beberapa di antara mereka yang menjawab "Gw ga suka!" atau "Gw suka, tapi ga selamanya surprise itu menyenangkan." Yup, emang bener ternyata ga semua orang suka kejutan dan ga semua kejutan juga menyenangkan. Tapi gw suka! Gw suka kejutan! Sangat suka!! Walopun kadang-kadang miris juga kalau lagi dapet berita mengejutkan *perlu dicatet berita mengejutkan berarti bukan kejutan yang sengaja dipersiapkan orang lain untuk kita*.

Dua hari yang lalu gw baru aja dapet kejutan dari beberapa teman dekat gw.
That's right, dua hari lalu tepat di hari ulang tahun gw yang ke 23 (tua ya?huhu), gw dapet kejutan dari mereka. Memang bukan pertama kalinya gw dapet kejutan di hari ulang tahun gw (sombooong...), but still I love it! I love the surprise!! Dengan sedikit lebay gw mau menyatakan kalau kejutan yang kemaren gw dapet adalah salah satu kejutan favorit dalam sepanjang hidup gw. Hehehehe.

Jangan tanya:
what so special about it? Karena gw bisa naik pitam, juga excited dan gw akan bercerita panjang lebar mengenai kejutan yang gw dapet dengan sangat detail dan rinci, dan mungkin akan terus gw ulang dan ulang dan ulang lagi sepanjang hari sampai kalian yang bertanya menyatakan: okay, that's very special! hahahahaha Maaf kalau saya lebay.

Anyway, intinya adalah di malam ulang tahun gw dengan sangat mengejutkan tiba-tiba jam 12 lewat-lewat dikit beberapa teman dekat gw dateng ke rumah dengan membawa terompet, hadiah dan tiramisu (oooo I looooveeee tiramisu a loooott!!). Sebelumnya memang gw sudah menduga akan ada "apa-apa" di malam itu, karena saat gw sampe rumah sekitar jam 11-an sepulang nonton The Proposal berdua Bobee, gw melihat meja makan penuh dengan makanan dan minuman ringan. Well, gw sih positif thinking aja, gw pikir memang mama sengaja masak untuk ulang tahun gw skaligus untuk sahur hari pertama (yup, kebetulan hari ulang tahun gw bertepatan dengan puasa hari pertama di tahun ini) barengan kakak-kakak gw. Sempet geer, tapi gw juga ga mau geer-geer banget atau ngarep-ngarep banget. Hihihihi. :D

Jadi, karena gw ga mau terlalu ngarep maka waktu pulang dari nonton gw langsung bersih-bersih dan masuk kamar. Awalnya, gw langsung pengen tidur karena cape banget, tapi ga lama begitu gw masuk kamar dan berbaring di ranjang, BlackBerry (let's just call it "baby") gw bunyi dan sms diterimaaaa... (seperti dlm playboy kabel :p) yang isinya "Lieverd, ik ben nu online.. Ben je nog wakker? Xxx" Wow, ternyata itu dari sang kekasih *buat yang ga ngerti, ini translatetannya: "Sayang, aku sekarang online.. Kamu masih bangun ga? Cium cium cium"* hahaha. Saat itu juga gw ga jadi tidur dan memutuskan untuk langsung online YM di baby.

Ngobrol ngalor ngidul sama pacar, ga kerasa udah jam 12 aja,
means I turn 23 already. Dari kejauhan gw denger Bobee dan kak Nana (kakak perempuan gw) nyanyi lagu "Happy Birthday" dan ternyata mereka menghampiri gw ke kamar dengan membawa sepotong cheesecake dan sebatang lilin untuk prosesi tiup lilin, hehehe. Aku terharu! xp Kemudian abis prosesi tiup lilin, Bobee buru-buru bilang,"Gie, turun yok kasian tuh mama kamu udah nungguin mau kasih selamat!" Karena kebetulan kamar gw ada di lantai atas, gw pun langsung mengikuti kak Nana dan Bobee menuju lantai bawah.

Tepat ketika gw menginjak tangga terakhir yang menuju lantai bawah
JENG JENG JENG JENG munculah makhluk-makhluk yang tak gw sangka akan muncul dari ruang tamu rumah gw. Dan gw pun mendapat nyanyian "Happy Birthday" lagi di malam itu. Untuk yang kedua kalinya gw meniup lilin lagi , kali ini dengan angka 23 (atau 32? entahlah) di atas sebongkah tiramisu. Senang, terharu, terkejut, semua perasaan bahagia itu bercampur jadi satu sampai gw kehilangan kata-kata dan hanya bisa cengar-cengir kuda sepanjang malam. ^o^

Setelah prosesi tiup li
lin yang kedua dan menyapa makhluk-makhluk itu serta menerima ucapan selamat dari mereka, seketika gw tersadar "anjrit pacar kelupaan, tadi kan gw lagi chatting malah gw tinggal gitu aja! Gawaaaatt!!" Akhirnya gw bergegas langsung ambil baby, dan pas saat gw meraihnya (lagi-lagi lebay, semoga pembaca tidak bosan dengan kelebayan ini) dia pun berdering. Ach, ternyata kekasihku yang menelepon. Selama beberapa saat gw meninggalkan makhluk-makhluk itu untuk menerima telpon dari Robin. So, gw pun bercerita panjang lebar pada Robin kalau gw saat itu baru aja menerima kejutan dari beberapa makhluk dan gw sangat senang, dan bla,, bla,, bla,,

Robin sepertinya mengerti betul kalau gw ga mungkin terlalu lama meninggalkan mak
hluk-makhluk (yang juga gw sebut sebagai teman gw) itu. Akhirnya setelah sama-sama mengucapkan "I love you" (ciiiieeeeeee xp) kami pun menyudahi pembicaraan kami dan sepakat akan melanjutkannya lewat chattingan saja. Gw pun kembali menyapa makhluk-makhluk tersayang yang ada di rumah gw malam itu. Berusaha menjadi tuan rumah yang baik, gw mempersilahkan mereka makan, minum dan menemani mereka ngobrol ke sana ke mari karena memang ada beberapa makhluk yang satu sama lain tidak saling kenal.

Akhirnya terungkaplah bahwa yang merencanakan ini adalah
Bobee dengan bantuan dua makhluk lainnya, yaitu Vicy dan Dhiesta. Vicy bertugas membawa teman-teman main/begajulan gw sementara Dhiesta bertugas membawa Genk Jogja. Dan terkumpulah 10 makhluk yang hadir pada pesta kejutan ulang tahun gw di malam itu dan mereka adalah Vicy, Dhiesta, Dain, Ratna, Anisa, Divi, Reyna, Fenny, Nando dan Boban (jadi 11, including Bobee). Sangat bersyukur punya makhluk-makhluk seperti mereka di sekelilingku, hehe. Thank you, Allah!

And now all I wanna say is: I thank u all for th
e surprise! I love it a lot and it was really great. So happy-go-lucky that I have all of you in my life, girls (also guys).. I love you, my friends!

(all without Reyna, she went home already)


Love,
Gie#7

P.S:
- for Bobee, nothing that I can say beside THANKS A LOT for planning those surprises,, I love you full, buns.. ^_^
- for my lovely Robin, thank you for the presents and the surprise that you gave me on my birthday,, I love them and I love you with all my heart :)





(Presents that I got on that day..
Thank youuuu!!!!)

Tuesday, July 28, 2009

Mess up!!

Mess up? It's me. Yeah, beberapa hari belakangan gw memang terlihat sangat berantakan. Sangat kacau. Sangat mess up. Bukan cuma gw yang merasa begitu, tapi banyak temen gw yang bilang, "Gie, lo keliatan berantakan banget siy!". Bahkan baru aja ada salah seorang temen di kantor menyarankan, "Lo potong rambut gih.. Rapiin tuh rambut udah berantakan banget." Sebenernya ga cuma soal penampilan tapi soal lain-lainnya juga. Ada yang bilang belakangan ini gw diem banget, muka sendu, keliatan banyak pikiran, dan lain-lain dan lain-lain. Tanya kenapaaaaa??

Sebagian dari temen gw juga udah menebak-nebak dan mengira-ngira gw kenapa. Kesimpulan mereka cuma satu: karena gw baru ditinggal pacar! Well, it's kinda true. Wajar-wajar aja mereka mengira begitu dan mau ga mau harus gw akui sebagian dari diri gw memang merasa berantakan karena hal itu. Setelah tiga minggu ditemani Robin dan tiap hari ketemu, setelah having a deep conversation with him yang membuat gw semakin "gimanaaa gitu" sama dia sekarang gw musti ditinggal lagi, sendirian lagi karena dia harus balik ke negaranya untuk waktu yang ga sebentar. (PS: Robin dan Erik pulang lagi ke Belanda hari Sabtu tanggal 25 Juli lalu). Tapi, ga semata-mata karena hal itu gw merasa dan terlihat sangat mess up belakangan ini. Mungkin juga karena belakangan gw sering banget terserang migren, ditambah lagi ada sariawan dua biji hinggap di mulut gw. Sakit minta ampun!!

Hmmm... Tapi gw merasa ga cuma itu aja yang bikin gw terlihat sangat mess up dan banyak pikiran belakangan ini. "Trus kenapa donk?" pertanyaan ini selalu muncul dan keluar dari mulut temen-temen gw dan bahkan dari dalam pikiran gw sendiri. And guess what: Gw juga ga tau jawabannya. Gw ga tau kenapa. Dan gw merasa aneh karenanya. Apa mungkin ini cuma ketakutan-ketakutan gw aja akan beberapa hal. Atau karena ada tamu bulanan wanita yang biasa dateng tanpa diundang? (alasan ini yang paling sering gw pake untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan temen gw kalau gw lagi terlihat kacau). Tapi, jujur gw ga tau. Gw sama sekali buta dan ga tau jawabannya. Jadi, gw harus mencari jawabannya sendiri. :(

Untungnya, di saat gw lagi kacau-kacaunya dan berantakan seperti sekarang gw masih punya orang-orang (selain Robin) yang sayang dan care sama gw. Masih punya temen-temen deket yang bersedia hadir untuk menghibur gw. Gw bersyukur punya mereka dan gw mau mengucapkan thanks a lot buat mereka semua, esp. for my besties: Bobee and Vicy. Dua orang ini yang dari hari pertama Robin pergi selalu berusaha menemani dan menghibur gw dengan cara mereka masing-masing. Well I think that's what friends are for. I thank you my friends for all.

Wednesday, July 22, 2009

Bandoeng Bandoeng +++ Reunion and The Wedding

Long weekend. Last weekend was a long weekend and I really thank God for that, so I have more time to spend with my bf. Yiiippiieeyy...!! Yap, hari Senin kemaren memang tanggal merah yang berarti libur weekend-nya lebih lama. Hohoho. Gw paling seneng kalo ada bulan-bulan yang punya long weekend. Karena berarti gw bisa bersenang-senang lebih lama menikmati weekend. Semenjak bekerja gw selalu antusias menyambut datengnya weekend supaya bisa sejenak beristirahat dari rutinitas kerja. (Hahaha tua banget deh gw bahasanya..)

Anyway, weekend kemaren seperti biasa jadwal gw penuh dengan bergaul dan bepergian. Hehehe eksis sekaleeeeee. Hari Sabtu gw pergi ke Grand Indonesia untuk berkumpul dengan temen-temen SMA gw dari kelas 3 sos 4, or we can just call: SQORS (Socius Quatre of Rebellious Society). Gw kira yang dateng bakalan rame dan heboh, eh ga taunya hanya tujuh orang saja yang hadir. Tapi untungnya sebagian dari kami membawa pacar masing-masing jadi ya ga sepi-sepi amat. Hehehehe. Ditambah gw bawa dua bule Belanda, Robin dan Erik. Jadi pas foto-foto akan terkesan rame. Hahahahaha.

Bertemu dan melepas kangen bersama teman-teman lama rasanya menyenangkan banget. Karena memang ada beberapa teman yang udah lama banget ga pernah gw temui. Selesai menghadiri reuni kecil dengan teman-teman SMA kelas 3, kami (gw, Robin dan Erik) janjian bertemu Bobee untuk kemudian menghabiskan malam minggu berempatan dengan main billiar di Afterhour, Sarinah-Thamrin.

Sabtu kemaren, Robin, Bobee dan Erik menginap di rumah gw. Alhasil rumah gw jadi rame dengan kehadiran mereka and I feel so happy bout that. Just happy! Robin dan Erik menginap di rumah karena memang gw yang mengundang mereka. Selain itu, besoknya (Hari Minggu) gw memang mengajak mereka untuk menemani gw dateng ke pesta pernikahan Mbak Windy, kakak dari Febby (salah satu temen deket/se-genk di SMA). Buat Robin, ini pesta pernikahan ala Indonesia kedua yang dia datengin, tapi buat Erik this is his first time attending Indonesian wedding. And he's so excited bout that. Funny!

Selain menghadiri reuni kecil dan pesta pernikahan, long weekend kemaren gw juga menghabiskan waktu di Bandung. So, right after the wedding I, Robin, Erik and Bobee went to Bandung. Naik travel Cipaganti dari Cikini dan berangkatlah kami menuju Bandung jam 4 sore. Sampai di Bandung jam 6.30 malam, kami langsung melesat ke Apartemen Galeri Ciumbuleuit. Perjalanan selama 2,5 jam ternyata bikin cape juga. Ditambah ternyata di Bandungnya maceeeeeeett banget. Alhasil baru sampe di apartemen sekitar jam 7.15. OMG, ternyata dimana-mana sama aja macetnya.

Okie dokie, setelah sampe langsung bersih-bersih dan beres-beres di kamar apartemen. Dan jam sembilan teng tereng teng teng, berangkatlah kami menuju daerah Dago Pakar untuk makan malam di sana. Mutar muter mutar muter akhirnya kami memutuskan makan di Calista. Nice place with nice view. Susahnya kalo bawa turis musti membawa dan meng-guide mereka ke tempat-tempat yang bagus. Huhuhu. Tapi at least it was fun, makanannya di sana juga tidak mengecewakan dan dua orang turis pun puas. Hehe.

Well, setelah makan malam yang panjang kami memutuskan balik ke apartemen dan tiduuuuuurr karena sudah terlalu cape seharian beraktivitas. Besoknya, kami berangkat sekitar jam 9.30 pagi menuju Kawah Putih. Ini kedua kalinya gw pergi ke sana, tapi pertama kalinya buat yang lain, even buat Bobee. Mereka kelihatan sangat menikmati pemandangan di sana. (Gw juga sih... xp) Karena memang tempatnya baguuuuuussss banget dan diiingiiiinn banget. Ga cuma liat-liat dan foto-foto aja, di sana kami juga belanja strawberry. (Lumayan oleh-oleh buat orang rumah).

Dari Kawah Putih kami beranjak mencari makan siang. Kami pun berhenti saat melihat restoran Sindang Reret. Saking sudah kelaperannya, gw sampe kalap mesen macem-macem, mulai dari ikan mas bakar, sayur asem, gepuk sampe paru. Mantab!! Selesai makan kami pun kembali melanjutkan perjalanan menuju Bandung.

Satu hal yang sangat gw sayangkan saat ke Bandung kemaren adalah waktu yang terlalu sedikit. Jadi gw cuma bisa membawa kedua turis itu ke Kawah Putih dan jalan-jalan sebentar dalam kota Bandung, karena travel yang akan membawa kami pulang akan berangkat jam 7.30 malam. Tapi, ga masalah. Yang penting semua senang, betul? (Betuuuull....) Well, I wish Robin and Erik had a good time there in Bandung and Kawah Putih. Bandoeng-Bandoeng!!


Luv,
Gie#7


P.S: Tak menyangka ternyata liburan singkat di Bandung ini menumbuhkan (atau harus gw bilang: memperjelas) benih-benih cinta antara Bobee dan Erik. Hwaaaahahahaha. Ciyeeeee... I'm so happy for them!

Tuesday, July 14, 2009

Time to holiday, Time to Jogjakarta!!

Terkadang ada perasaan iri saat ngeliat anak-anak sekolah atau mereka-mereka yang masih kuliah. Kenapa? Bukan sulap bukan sihir tapi lebih kepada karena mereka masih punya jatah liburan yang cukup banyak. Sementara kita-kita ini yang udah pada kerja kayaknya susaaaaahh banget mau liburan aja. Harus ijin cuti dululah, harus selesein kerjaan dululah sebelum cuti, harus inilah, itulah, dst.. dst.. kebanyakan syarat a.k.a rempong deh!!

Tapiiiiii.. karena gw cukup pintar dan gesit (hahaha sedikit memuji diri sendiri), akhirnya gw bisa juga colong-colong waktu buat liburan, jalan-jalan dan menghabiskan waktu bersama pacar dan teman-teman tersayang (hueeekks..). Dan berangkatlah gw ke Jogjakarta bersama tujuh personel lainnya, which are Bobee, Robin, Erik, Dain, Anda, Dhiesta and Divi (Dhiesta's bf). And the journey begins...


(Here we are from left to right: Erik, Divi,
Robin, Dhiesta, Me, Bobee, Anda and Dain)

Day 1
Dimulai di sore hari setelah gw pulang kerja. Awalnya gw, Bobee, Robin dan Erik terancam ga berangkat hari itu bersama yang lainnya dengan kereta Taksaka 2. Semua karena Erik sakit, muntah2 dan diare. Kesalahan gw juga sih mencekoki dia dengan Baccardi 151 malam sebelumnya. Well, gw ga tau kalo ternyata perutnya sesensitif itu. I'm so sorry dear Erik. Tapi untungnya, pada akhirnya, Erik bisa merasa baikan setelah diperiksa dokter dan beristirahat sebelumnya. Berangkatlah kami dengan waktu yang sedikit mepet menuju stasiun Gambir untuk menyusul yang lainnya.

Day 2
Perjalanan panjang kami lalui di dalam kereta. tertawa-tawa, terkantuk-kantuk, tidur, dan tertawa-tawa lagi. Sampai juga akhirnya di stasiun Tugu, Jogjakarta sekitar jam 6 pagi. Kami langsung melesat ke Rumah Purwanggan, tempat kami menginap selama di sana untuk beristirahat sebentar. Jam 9 teng berangkatlah kami dengan mobil sewaan menuju Kaliurang, Prambanan dan Parangtritis. Sayangnya, Erik terpaksa stay at home for a day cause he's still feeling a bit sick.
Hari pertama cukup menyenangkan, Kaliurang tempat yang bagus untuk foto-foto (hahaha tetep foto-foto). Prambanan? I'm always in love with that place/temple. Parangtritis? Sayangnya, kami sedikit telat sampai di sana. Karena tepat saat Magrib menjelang kami baru sampai di sana, jadi hanya bisa sebentar saja menikmati Parangtritis. Dan malampun ditutup dengan menyusuri jalan menuju Malioboro bersama-sama and good news Erik can come with us.

Day 3
Rencana awal berangkat jam 9 pagi, terpaksa molor 1,5 jam karena satu dan lain hal. Lebih tepatnya karena banyak yang merasa sakit dan kecapean, hehehe. Rutinitas hari itu adalah menuju Borobudur dan rafting di sungai Ello. Tiada disangka tiada diduga, gw sedikit kecewa saat berada di Borobudur karena mereka punya harga khusus untuk turis asing, yaitu 120 ribu rupiah/orang, sementara untuk pribumi cuma 12.500 rupiah/orang. What a shame! Bener-bener pemerasan. Ckckckck.
Anyway, bisa menikmati Borobudur bersama teman-teman membuat semua kekecewaan gw terlupakan. After Borobudur, lanjut ke sungai Ello untuk rafting bersama. Karena kami berdelapan, maka kami terpaksa menyewa dua kapal untuk rafting dan melakukan hompimpa untuk menentukan siapa di kapal mana. Dan terbentuklah tim Baccardi yang diketuai oleh gw sendiri (hehehe) dengan anggota Robin, Anda dan Bobee VS tim Pink yang diketuai oleh Dain dengan anggota Dhiesta, Divi dan Erik. And surprisingly Baccardi team is on fire,, hehehe we beated Pink team.. xp dan semua berkat kerja sama tim yang baik, hohoho. Seruuuuuuu!!!

(Get ready for rafting!!)

After rafting, we went home. Bersih-bersih dan istirahat. Tapi, karena sudah terlanjur menyewa mobil untuk 24 jam hari itu, alhasil sekitar jam 10 malam kami pergi lagi. Sayangnya, ga semua bisa ikut karena Bobee sakit, Erik juga masih merasa ga enak badan dan mas Robin gw larang ikut pergi (karena badannya panas), jadi hanya 5 personel saja yang pergi. Kami pun melesat menuju ke daerah Senturan dengan dipandu oleh Mas Bayu (kenalannya jeng Dhiesta). Ibaratnya di daerah bisa dibilang Kemangnya Jogja. Duduk-duduk di Padikoe Cafe, gw, Anda, Dhiesta and Dain terkaget-kaget dengan harga2 yang murah di sana yang ga mungkin kita temui di Kemang ataupun daerah lain di Jakarta. Gilaaaaa gw pesen hot chocolate cuma seharga 6 ribu rupiah dan rasanya enak banget!! Terkagum-kagum gw dibuatnya. Ngobrol ngalor ngidul sampe sekitar jam 1, karena lelah kami pun kembali ke rumah.

Day 4

Waktunya jalan-jalan dalam kota!! Taman Sari dan Keraton jadi tujuan utama hari itu. Yang pasti buat foto-foto, hahhaha. Sorenya, aktivitas utama adalah belanja sepuasnya di Malioboro dan Pasar Beringharjo. Gila-gilaan belanja, tak terasa sudah waktunya pulang. Fyuuuuhh padahal ga pengen banget liburannya berakhir. Well, akhirnya kami pun pulang dengan naik kereta Bima jam 10.15pm. Dan sampai di Gambir, Jakarta jam 7 pagi esok harinya and guess what, jam 9-nya gw langsung masuk kerja. Gilaaaaa.. udah mau mati rasanya.

But at all, liburan kemaren sangat menyenangkan. I want to thanks to u all girls and guys (to Bobee, Dain, Anda, Dhiesta, Divi, Robin and Erik). It was a fun holiday!! Maybe next time we can do it again, have a fun holiday together. I wish..

Wednesday, April 29, 2009

Tea Time Collection

My bestfriend, Bobee, runs a new bussiness with her family. They make their own clothing line named "Tea Time". You can see some of their collections below:

English Black Tea Dress (front)
Rp. 199.000,-


English Black Tea Dress (back)


Milk Tea Blouse (front)
Rp. 135.000,-

Milk Tea Blouse (back)


Bubble Milk Tea Skirt
Rp. 199.000,-


Cheese Crackers Blouse
Rp. 145.000,-


Milky Pants
Rp. 105.000,-


Chocolate Strawberry Scarfs
Rp. 79.000,-


Bubble Gum Tea Shirt
Rp. 115.000,-

Those blouse and shirt are kinda cute, huh?!

If you're interested, please contact Marissa (+628161438866/+622193007758) for further information! ^_^

or you can visit: http://teatimeclothing.blogspot.com/

Monday, April 27, 2009

Not a good one

Monday is coming again dan kali ini hari Senin gw dimulai dengan tidak terlalu baik. Huhuhuhu... Bukannya apa-apa, tapi semua karena weekend kemaren gw terlalu memforsir badan gw untuk berolahraga. Alhasil udah dua hari ini badan gw berasa mau rontok banget!! Apalagi pas bangun tidur tadi pagi, beeeeuuuuhh rasanya ga bisa bangun dari tempat tidur saking pegelnya.

Setiap hari Sabtu pagi (jam 8-10) emang gw udah biasa latihan futsal di daerah Kelapa Dua sama temen-temen dari UI. Tapi Sabtu kemaren itu, setelah gw latihan sama mereka gw langsung capcus ke Hanggar (Pancoran) buat lanjut main futsal lagi. Kali ini gw main futsal demi membela kehormatan kantor gw. Hwehehehe. Karena event di Hanggar kemaren itu adalah event futsal cewe khusus untuk media. Eh tak disangka tak dinyana ternyata pas gw main yang jadi lawan gw adalah kantornya si Bobee. Gila deh, emang sih pada dasarnya perusahaan tempat Bobee bekerja adalah kompetitor utama perusahaan tempat gw bekerja. Herannya sampe di arena futsal pun kami tetap dipertemukan sebagai musuh. Tapi ya hal itu tidak bisa memutus tali persahabatan kami. Hahahaha.

Mau minta maaf sama Bobee karena hasil akhirnya kantor gw menang 1-0, hehehe. Maaf ya boooo... Tapi sayang oh sangat disayangkan di semifinal kami kalah 4-2 dari sebuah media yang tidak terlalu terkenal. (hahaha gw lupa nama lawannya). Jadinya cuma bisa jadi juara 3 deh, tapi tetep lumayan lah ya dapet 1,5 juta dibagi ber-8 deh. :)

(Here we are representing our office)

Di event kemaren tanpa disangka juga gw ketemu dua orang temen lama gw, Japy (temen SMA yang udah bertaun-taun ga ketemu) dan Atre (temen kampus beda jurusan yang udah lama juga ga ketemu). Whooooaaa senangnyaaaaa!!!! Sempet ngobrol-ngobrol sebentar walaupun ga banyak, tapi cukuplah buat melepas rindu, hehehe. Gw berharap banget bisa ketemu mereka lagi dan berbagi cerita lebih banyak. Uhmm.. mungkin ga cuma ketemu mereka aja, tapi mau banget ketemu sama temen-temen lama yang lainnya. Aaahh merinduuuu..
Anyway, mungkin karena keadaan lagi ga fit, jadi kurang produktif nih gw. Moga-moga aja dalam beberapa hari ke depan keadaan bisa menjadi lebih baik, so I can make a better writing. Amen!

Wednesday, April 22, 2009

Pecel Lele?? Sluuuurrpp...

Tadi malem seperti hari-hari dan malem-malem biasanya gw menginep di kosan yang terletak di daerah setia budi tengah. Pulang dari kantor gw langsung melesat ke daerah setia budi. Dengan naik taksi gw menjemput Bobee dari kantornya (yang juga terletak di daerah setia budi) dan langsung sama- sama menuju kosan setelahnya. Udah nyampe kosan, kita langsung taro tas, beres-beres dikit , rebahan dikit , baru cabut lagi keluar buat makan malem.

Setelah mikir-mikir mau makan apa, akhirnya gw memutuskan kalo malem itu gw lagi pengen banget makan pecel lele. Hehe. Beranjaklah kita berdua ke "Pondok Ayam Regen" yang ada di samping "Tovas Cafe" dan masih berada di wilayah setia budi tengah, which is tinggal nyebrang dan jalan dikit dari kosan. Ga tau kenapa tapi gw suka banget sama yang namanya pecel lele, terutama yang dijual di situ. Mungkin karena dagingnya yang empuk dan pengolahannya yang luar biasa di sana (hwekekek hiperbola), gw sampai tergila-gila dibuatnya. Ckckckck.. Rancak bana deh pokoknya.

Banyak orang yang anti buat makan pecel lele, karena pada mikir "iiihh lele kan makanannya ......." (ga perlu gw sebutin lah ya, orang juga banyak yang tau). Tapi tidak dengan gw, karena gw cenderung cuek jadi ya peduli amat lele makannya apa, sing penting lelenya sendiri enak dimakan. Hihihihi. Tapi juga emang perlu diliat-liat dulu
makan lelenya di mana, karena ga setiap tempat yang jualan pecel lele rasa lelenya bisa enak. Dan sejauh pengalaman gw mencoba pecel lele di mana-mana, pecel lele yang dijual di Pondok Ayam Regen adalah salah satu yang terbaik.

Sebenernya sih penampakan lele yang dijual di situ ga jauh beda sama lele-lele pada umumnya, dis
ajikan dengan sambal dan sayur/lalapan. Cuma kalo di sana lelenya sedikit lebih gede dan digorengnya pas sesuai yang kita mau. Buat gw sih makin garing makin mantab!! Selain itu, rasa lelenya juga lebih enak, bumbunya lebih ngeresep, asinnya juga pas. T-O-P-B-G-T deh pokoknya! Untuk rasa yang lebih dari biasanya, harga yang ditawarkan di sana juga ga mahal, cuma sekitar 8 ribu-an uda termasuk nasi. Lumayan murah dan mengenyangkan. Hehehe. Jadi kalau kapan-kapan ada yang lagi main di daerah setia budi malem-malem, mampir deh ke sana buat nyobain lelenya, dijamin ga rugi. Yah kalaupun ga suka lele, di sana juga masi banyak pilihan makanan lainnya. Dan yang lebih penting lagi: harga makanannya murah-murah! Hohoho.

Tuesday, April 21, 2009

Marissa Saraswati a.k.a Bobee/Bobi/Bee/Bie/Bibo/Buns/Gendut dll dll


Banyak orang yang salah sangka setiap kali gw menyebut atw menceritakan tentang Bobee untuk pertama kalinya. Mereka pikir Bobee itu cowo, padahal bukan. Dya cewe tulen! Hehe. Wong nama aslinya aja Marissa Saraswati kok, mana mungkin ada cowo yang dinamain seperti itu. Emang orangnya sedikit tomboy, just like me, she likes sports, esp. football/futsal/soccer dan dulunya dya sempet jadi kiper di tim futsal cewe kampus gw. Tapi ya cuma sebatas itu aja, selebihnya dya cewe biasa yang kadang-kadang masih suka nangis dan curhat tentang banyak hal ke teman-temannya, termasuk gw.

Sekilas tentang Bobee:
Bobee adalah anak Sastra Inggris UI, angkatan 2003. She's quite smart karena dya menyelesaikan studynya tepat waktu, which is 4 tahun. Lulus dan wisuda di tahun 2007, dya berhasil dapet nilai A- untuk skripsinya yang berjudul "Struktur Penokohan dan Ideologi Gender dalam Shrek". Dya sangat suka menulis dan bisa dibilang dya juga suka hal-hal yang berbau feminis atau gender. Mungkin itulah alasannya kenapa pada waktu kuliah dya mengambil jurusan sastra dan memutuskan untuk menulis skripsi yang erat hubungannya dengan isu gender. Salah satu hasil karya tulis Bobee bisa dilihat di sini:

http://kritikfeminis2005.blogdrive.com/archive/11.html

Di samping itu semua, Bobee pernah dipilih untuk menjadi ketua HMJ, IKMI (Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa Sastra Inggris) masa jabatan 2005-2006. Jadi selain aktif berkuliah, dya juga aktif berorganisasi. Dan saat ini untuk mencurahkan hasrat menulisnya dya bekerja sebagai reporter di majalah remaja, Gadis.

Kurang lebih udah 4 tahunan gw kenal dan sahabatan sama Bobee. Lebih sering sih gw memanggil dya dengan sebutan Buns. Gw lupa juga kenapa bisa-bisanya gw memberi sebutan Buns buat dya. Anyway, pertama kali gw kenal dya waktu kita sama-sama gabung di tim futsal kampus gw, yaitu Sastra FC. Karena kita sering main dan jalan bareng, makin lama kita makin deket dan jadilah kita sahabatan sampe sekarang. Kebetulan gw sama dya orangnya sama-sama simple, ga ribet, sedikit tomboy dan nyambung banget klo udah ngomongin berbagai macam hal. We're just like sisters!! ;-D

Uda banyak banget hal yang gw lalui bareng dya, mulai dari yang sedih-sedih sampe yang seneng-seneng. She's always around whenever I need her. That's why, kadang-kadang kalau ada orang yang nanya soal dya, gw cuma bisa bilang dya soul-mate gw. Hahaha Lebaaaayyy. Yah semua itu karena saking seringnya gw bareng sama dya. Bahkan nyokap gw sampe menganggap si Bobee udah kyak anaknya sendiri karena dya juga sering nginep di rumah gw seperti gw sering nginep di kosannya. Hehehe. Bahkan kadang-kadang nyokap suka lebih memikirkan si Bobee ketimbang mikirin gw. Tiap gw pulang ke rumah ga bawa Bobee, nyokap selalu nanya "Bobee mana? Kok ga nginep? pulang ke rumahnya ya dya?". Sial, bukannya nanyain gw yang anaknya, malah nanyain anak orang lain dulu. Huhuhuhu. Tapi secara keseluruhan ya gw seneng dan bersyukur banget bisa punya sahabat seperti dya. Hebatnya dya bisa bertahan sama gw yang terkadang super emosian, egois dan manja. Supeeeeerrr sabar deh dya. Hehehe.

To Bobee buns: Thanks God I found you, Buns!! Hwekekekek...